Jika Senyuman Tidak Lagi Menentramkan
Jika senyum yang mengembang tak lagi meneduhkan hati, bertanyalah sejenak, apakah yang terjadi? Atas hati yang saling menjauh, periksalah! Jika komunikasi sudah kita lakukan dengan baik, memuji suami pun tak lalai mengucapkannya, tapi tiap pertemuan terasa hambar? Periksalah! Tengoklah bagian terdalam dari dirimu, bagian yang engkau sendiri tak dapat mengelabuinya. Inilah yang senantiasa perlu kita ikhtiarkan. Renungilah sejenak sabda Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam: "الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ" “Ruh-ruh adalah seperti tentara yang berbaris-baris, maka yang saling mengenal akan bersatu & yang saling mengingkari akan berselisih.” (HR. Bukhari & Muslim). Maka jika senyuman tak lagi menenteramkan dan genggaman tangan yang erat tak lagi menguatkan, periksalah! Mungkin ada yang berubah pada ruhani kita; perubahan yang demikian besar dan mendasar, sehingga saling menjauh, meski senyuman tetap m...